Agen resmi Penjualan pupuk hayati M-Bio. Tlp: 085-323-179-112 Line ID: mbioporasi

Minggu, 13 Mei 2018

Pupuk Penyubur Tanaman Cengkeh

cara membuat pupuk penyubur tanaman cengkeh dan dosis pengaplikasiannya
Berikut ini pupuk penyubur tanaman cengkeh yang dapat anda buat sendiri tanpa harus membeli berbagai produk pupuk anorganik yang harganya semakin melangit setiap tahunnya. Tanaman cengkeh merupakan tanaman yang siap dipanen setelah memasuki usia sekitar 5 tahun setelah tanam karenanya membutuhkan beberapa pemeliharaan yang terhitung tidak mudah. Selain harus disiram setiap hari, untuk mendapatkan panen yang memuaskan; pohon cengkeh membutuhkan pupuk yang tepat serta mencukupi kebutuhan nutrisi yang berbeda di setiap masanya (sebelum panen dan siap panen / sudah usia panen). Simak pupuk penyubur tanaman cengkeh dibawah ini.

Cara Membuat Pupuk Penyubur Tanaman Cengkeh & Dosis Pengaplikasiannya

Untuk memelihara tanaman cengkeh, berikan pupuk organik secara berkala setiap 4 bulan sekali pada 2-4 tahun pertama (waktu terbaik yaitu pada permulaan atau akhir musim penghujan) dan cukup 6 bulan sekali di tahun berikutnya (3-4 bulan saat menjelang pembentukan bakal bunga di awal musim kemarau dan 3 bulan setelah pembentukan bakal bunga) dan pupuk organik cair setiap 2 minggu sekali untuk memaksimalkan pertumbuhan. Benamkan pupuk penyubur tanaman cengkeh disekeliling tajuk pohon sebanyak 10 kg (tambah dosis pupuk secara bertahap setiap tahunnya), bukan didekat batang pohon akan tetapi dibawah mahkota daun yaitu dengan membuat lubang (parit galian) tempat pupuk melingkari pohon, cara ini juga bertujuan untuk mencegah akar terserang rayap. Simak cara membuat pupuk penyubur tanaman cengkeh di usia sebelum panen dibawah ini.
Bahan-bahan:
- Tanaman sisa panen / rerumputan / azolla: 5 kg
- Kotoran hewan (sapi / kerbau / dll): 10 kg
- Gula merah / gula putih: 15 gr / 1 sdm muncung
- Air / air kelapa: ± 750 ml
- Pupuk Hayati M-BIO: 15 ml (1 tutup botol)

Pembuatan:
  • Larutkan Pupuk Hayati M-BIO, gula & air di dalam wadah hingga tercampur rata
  • Campur rata semua bahan-bahan organik yang sudah dicacah menggunakan sekop.
  • Siramkan larutan M-BIO, air & gula secara merata dengan menggunakan embrat pada campuran bahan organik, sampai kandungan air pada campuran bahan organik tsb mencapai ± 50% (adonan bila diremas dengan tangan tidak keluar air, dan apabila remasan dilepas adonan mekar)
  • Adonan ditumpukkan merata di tempatnya, kemudian ditutup dengan karung goni atau penutup lainnya supaya tidak terkena hujan dan sinar matahari langsung.
  • Setelah 6-8 jam, suhu adonan diperiksa. Selanjutnya aduk-aduk / balik adonan sampai suhu adonan dingin kemudian ditutup kembali.
  • Setelahnya, adonan harus dibalik / diaduk kembali setiap hari untuk menjaga suhu adonan tetap di bawah 40° C.
  • Setelah ± 7-10 hari fermentasi, pupuk penyubur tanaman cengkeh usia belum panen siap diaplikasikan.

Khusus untuk tanaman cengkeh yang sudah siap panen / sudah masuk usia panen ganti komposisi bahan organik dengan kotoran ayam / kambing / guano, air cucian beras, batang & bonggol pisang. Ketiga bahan organik tersebut memiliki banyak kandungan fosfor dan kalium yang mampu menunjang kebutuhan nutrisi tanaman cengkeh dalam pembentukan bunga, memperbaiki kualitas bunga serta mampu mencegah kerontokan bunga cengkeh. Selain pupuk organik padat, tanaman cengkeh juga sebaiknya di kocor dan di semprot untuk memaksimalkan penyerapan unsur hara serta mengurangi kemungkinan tanaman cengkeh terserang penyakit. 

Pengecoran
Kocorkan / siram lubang akar dengan larutan Pupuk Hayati M-Bio konsentrasi 1 tutup botol (15 ml) / 2.250 ml air bersih dengan dosis 1 gayung / secukupnya (jangan sampai menggenang) per pohon setiap 2 minggu sekali. Pengecoran tanaman cengkeh dimaksudkan untuk mempercepat pertumbuhan, merangsang pertumbuhan akar dan rambut akar sehingga tanaman cengkeh memiliki area penyerapan unsur hara yang lebih luas, mengikat nitrogen menjadi unsur hara N yang tersedia & siap diserap oleh tanaman serta menekan pertumbuhan jamur / bakteri penyebab penyakit / hama pada akar tanaman.

Penyemprotan
Semprotlah sekitar batang & daun setiap 10 hari sekali atau 1 bulan 3x dengan konsentrasi 2 tutup botol / 4 liter air dengan sprayer. Hal ini sebaiknya tidak dilewatkan karena menyemprot tanaman cengkeh dengan pupuk hayati M-BIO mampu meningkatkan kemampuan daun dalam berfotosistesis, mendorong pertumbuhan tanaman cengkeh dengan meningkatkan pasokan nutrisi utama dari tanaman serta mengedarkan nutrisi tsb ke seluruh bagian tanaman cengkeh. Selain itu, penyemprotan pada bagian batang mampu mengurangi pertumbuhan jamur / telur ulat serta bakteri penyebab penyakit / hama yang seringkali menyerang tanaman cengkeh. Dan lagi, hormon ZPT dalam pupuk hayati M-BIO mampu merangsang pembentukan bunga serta mencegah kerontokan bunga.

Pupuk Organik Cair
Tak hanya pupuk organik padat, pengecoran dan penyemprotan saja yang menjadi pupuk penyubur tanaman cengkeh, bila diperlukan anda dapat mengaplikasikan pupuk organik cair setiap 2 minggu sekali pada tanaman cengkeh usia siap berbunga yang dibuat dari fermentasi seresah daun, sabut kelapa atau buah-buahan yang direndam dalam air dan pupuk hayati M-BIO. Selain mampu meningkatkan kemampuan tanaman cengkeh dalam memperbanyak jumlah bunga juga mampu merangsang tanaman cengkeh berbunga sebelum waktunya.

Pupuk Hayati M-BIO dan perannya dalam Pupuk Penyubur Tanaman Cengkeh

 pupuk penyubur tanaman cengkeh; M-bio
1 liter M-BIO untuk 1 ton pupuk organik padat
Pupuk Hayati M-BIO adalah jenis pupuk Biofertilizer yang dibuat dari formula khusus dengan kandungan mikroba majemuk menguntungkan untuk tanaman cengkeh serta pembuatan pupuk penyubur tanaman cengkeh diantaranya: Azotobacter sp, Bacillus sp, Lactobacillus sp, Saccharomyces sp; yang dikenal sebagai mikroba pengikat N, pelarut P & K sehingga mampu mengubah bahan-bahan organik secara fermentasi menjadi pupuk organik kaya unsur hara yang mudah diserap oleh tanaman. Pupuk yang seringkali disalah artikan sebagai pupuk organik ini juga mengandung berbagai hormon perangsang tumbuh seperti Auksin, Giberelin, Sitokinin dan enzim sebagai senyawa bioaktif untuk pertumbuhan tanaman. 

Pupuk organik yang dibuat dari bahan-bahan organik tepat gizi serta kombinasi pupuk hayati M-BIO memiliki kandungan unsur hara yang lebih banyak dan lebih lengkap, berbeda dengan pupuk kandang biasa atau pupuk kompos biasa (tanpa fermentasi dengan pupuk hayati M-BIO) hasil pembuatan pupuk tsb biasanya berbau tidak sedap / menghasilkan gas serta mengundang datangnya bakteri / penyakit yang dapat mencemari lingkungan serta sebagian bahannya tidak layak dipakai sebagai pupuk karena membusuk dan selain itu lama pembuatannya 'pun terhitung lama (15-45 hari). Berikut ini beberapa keunggulan Pupuk Hayati M-BIO dalam perannya sebagai pupuk penyubur tanaman cengkeh: 
  1. Meningkatkan pertumbuhan tanaman
  2. Meningkatkan efisiensi pemupukan yang berkelanjutan
  3. Meningkatkan hasil panen tanaman
  4. Mengandung hormon perangsang tumbuh dan asam amino yang penting untuk tanaman cengkeh
  5. Menyuburkan dan memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah di sekitar tanaman cengkeh
  6. Meningkatkan daya tahan tanaman cengkeh terhadap hama / penyakit.

DAPATKAN SEKARANG!!
Diskon 10% untuk 1 btl pertama
Info Lengkap Harga dan Pemesanan
pupuk penyubur tanaman cengkeh cara pemesanan m-bio
Distributor & Agen Resmi M-BIO Porasi
Keamanan dan Kenyamanan Privasi Pelanggan Terjamin

*(( Pupuk Penyubur Tanaman Cengkeh ))*

pemesanan pupuk hayati M-bio Line ID:
mbioporasi
Telegram ID:
@mbioporasi
Posted by: Agen Resmi M-BIO